Pengembangan Aplikasi Mobile di Indonesia

3 Agustus, 2019

Pengembangan aplikasi mobile di Indonesia telah berkembang dengan pesat. Sebagai populasi terbesar keempat di dunia dengan 264 juta orang, jumlah orang yang mengakses internet menggunakan ponsel di Indonesia telah meningkat. Bahkan, Layanan Informasi Seluler Dunia melaporkan bahwa mulai 2014 dan 2015, jumlah pengguna internet seluler di Indonesia naik 12 juta.

Google melaporkan bahwa pada 2018, Indonesia adalah ekonomi digital terbesar di kawasan Asia Tenggara. Bahkan, penggunaan internet setiap hari meningkat menjadi 79% pada 2017, dibandingkan dengan 49% pada 2013.

Penekanan pada Penggunaan Ponsel

Laporan Google Search 2018 Search Insights di Indonesia menyatakan bahwa hampir semua pengguna mengakses web di Indonesia melakukannya dengan menggunakan smartphone mereka. Terlebih lagi, penggunaan ponsel telah melonjak di area di luar 6 area metropolitan utama di negara ini.

Pertumbuhan penggunaan internet seluler di Indonesia sebagian berkat keterjangkauan smartphone — merek-merek tertentu menawarkan smartphone kelas bawah dengan sebagian kecil dari biaya ponsel kelas atas seperti iPhone Apple dan Samsung S-series — dan aksesibilitas dari pelayanan internet. Sebagian besar restoran atau toko di kota-kota besar, misalnya, menyediakan layanan wi-fi untuk pelanggan mereka. Bahkan paket data internet lebih terjangkau di Indonesia daripada di negara-negara seperti Kanada, misalnya.

Namun kelemahannya adalah kecepatan internet di jaringan seluler Indonesia jauh lebih lambat. Namun, itu tampaknya tidak menghalangi pasar Indonesia, mengingat pertumbuhan cepat penggunaan internet seluler.

Faktanya, 94% pengguna internet di Indonesia mengakses internet menggunakan ponsel mereka, menurut Google. Dan pertimbangkan ini: angka yang sama itu hanya 40% pada tahun 2013. Kecepatan di mana ponsel menjadi titik akses utama untuk internet di negara ini sangat mencengangkan.

Itu dan cara orang Indonesia menjadi cepat untuk merangkul pengembangan seluler di Indonesia, terutama dalam hal aplikasi seluler “kenyamanan”.

Popularitas "Kenyamanan" melalui Aplikasi Seluler

Apa sebenarnya yang kita maksud dengan "kenyamanan" melalui aplikasi seluler?

Ini adalah aplikasi e-niaga seperti Tokopedia dan Shopee. Ini juga aplikasi seperti Gojek dan Grab. Kisah Gojek khususnya menjadi studi kasus yang meyakinkan.

Bagi mereka yang tidak sadar, aplikasi mobile Gojek dimulai sebagai aplikasi rideshare, khusus untuk sepeda motor. Namun, selama bertahun-tahun, ia telah berkembang menjadi sesuatu yang sama sekali berbeda.

Berkat OVO dan Gopay, orang Indonesia di daerah metropolitan bergerak menuju masyarakat tanpa uang tunai. Kemudahan menggunakan ponsel Anda untuk membayar dari hal-hal seperti makanan, bahan makanan, atau bahkan asuransi kesehatan Anda telah menjadikan Gojek dan Grab sangat populer.

Peluang untuk Bisnis

Jadi, apa artinya ini bagi bisnis di Indonesia, atau bisnis yang ingin memasuki pasar Indonesia?

Nah, salah satu takeaways utama dari ini adalah seberapa sering pengguna smartphone di Indonesia mengakses internet melalui ponsel mereka. Yang berarti bahwa perusahaan yang situs webnya tidak responsif atau ramah seluler akan kehilangan bisnis.

Perlu diingat juga, bahwa kecepatan internet di Indonesia relatif lebih lambat daripada negara-negara seperti Jepang atau Korea, misalnya. Jadi, situs web mereka harus dapat memuat dengan cepat pada kecepatan yang lebih lambat.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah pentingnya pengembangan ponsel di Indonesia, khususnya dalam hal aplikasi seluler. Banyak orang di Indonesia mengandalkan aplikasi seluler untuk sejumlah hal. Karena masalah keamanan terkait penggunaan kartu kredit, orang Indonesia cenderung menggunakan mobile banking untuk membayar pembelian mereka.

Jadi, misalnya, jika seseorang di Jakarta membeli sepasang sepatu dari Tokopedia — situs e-commerce yang terkenal — mereka akan membayar menggunakan aplikasi BCA (Bank Central Asia) mereka. Dan ketika mereka memilih opsi pengiriman, mereka dapat memilih untuk menggunakan layanan pengiriman Gojek, meskipun diakui, mereka tidak harus mengakses aplikasi Gojek untuk layanan tertentu, berkat kemitraan Gojek dengan sejumlah perusahaan e-commerce.

Orang Indonesia cenderung menikmati kemudahan menggunakan aplikasi seluler untuk kebutuhan sehari-hari mereka, yang diterjemahkan menjadi berita bagus untuk pengembangan seluler di Indonesia. Dengan populasi yang siap dan antusias yang telah dianggap menghabiskan sebagian besar waktu mereka secara online di smartphone mereka, perusahaan yang memasuki pasar dapat menemukan banyak peluang.

Crubiks menawarkan pengembangan ponsel di Indonesia dan di Kanada. Jika Anda memiliki pertanyaan tentang membuat aplikasi seluler Anda sendiri atau tentang internet seluler di Indonesia, silakan hubungi kami hari ini.

Copyright ©2020. Crubiks Inc. All Rights Reserved
Copyright ©2020. Crubiks Inc. All Rights Reserved
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram